Laporan 6

LAPORAN PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER
MEMBUAT JARINGAN INTER VLAN




https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh5HfK2M7ldrInZablzvorxYvHJhw3Dc2h6BoDuEc5Rb_ivCM6AXTUx5L2YbZl4eoPIXyW4L_CpWpHApq24fX5Nw7AxJB8bv2qN4EfxpxkM5QjxjXHnqbQrfEXGlS-6YIWPppsfOBHrygK7/s320/2000px-Trisakti_Logo.svg.png



Disusun Oleh Kelompok F :

Febriana            064001600017
Alfando Halatu    064001800023
Putry Shan  A S P 064001800012
Carmelita Evani  064001800037


Teknik Informatika
Fakultas Teknologi Industri
Universitas Trisakti
Jakarta – Indonesia
2019


i.          Tujuan Praktikum
            Laporan ini dibuat untuk menyelesaikan praktikum enam matakuliah Jaringan Komputer. Selain itu, hal ini juga beguna sebagai panduan umum dalam membuktikan percobaan jaringan Inter Virtual Local Area Network.

ii.         Teori Percobaan
LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot.
             
    Virtual LAN atau disingkat VLAN merupakan sekelompok perangkat pada satu LAN atau lebih yang dikonfigurasikan (menggunakan perangkat lunak pengelolaan) sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebut terhubung ke jalur yang sama, padahal sebenarnya perangkat tersebut berada pada sejumlah segmen LAN yang berbeda. Vlan dibuat dengan menggunakan jaringan pihak ke tiga. VLAN merupakan sebuah bagian kecil jaringan IP yang terpisah secara logik. VLAN memungkinkan beberapa jaringan IP dan jaringan-jaringan kecil (subnet) berada dalam jaringan switched switched yang sama. Agar computer bisa berkomunikasi pada VLAN yang sama, setiap computer harus memiliki sebuah alamat IP dan Subnet Mask yang sesuai dengan VLAN tersebut. Switch harus dikonfigurasi dengan VLAN dan setiap port dalam VLAN harus didaftarkan ke VLAN. Sebuah port switch yang telah dikonfigurasi dengan sebuah VLAN tunggal disebut sebagai access port.


iii.        Langkah-Langkah Percobaan
Pasang 1 router, 1 switch dan  6 pc. Lalu sambungkan dengan kabel automatic





Setting ip addres, submask, dan gateaway pada setiap pc








Setting cli pada router, seperti gambar di bawah ini




Lalu setting VLAN database pada switch
vlan number : 100        vlan number : 200
vlan name : TIF        vlan name :SI




Masih pada swicth, buka file klik fastEthernet 0/1 (router – swicth), dan pilih trunk.






Untuk fastEthernet 0/2 sampai 0/4 (swicth – pc), pilih access (TIF 100)






Untuk fastEthernet 0/5 sampai 0/7 (swicth – pc), pilih access (SI 200)






Lalu lakukan percobaan ping contohnya dari pc 3 ke pc 1. Lihat hasilnya





Setelah sukses. Kita coba kirim surat dari pc 3 ke pc 1.




Setiap PC sudah terhubung. 

iv. Kesimpulan

Dari praktikum ini saya dapat mengerti bahwa Virtual Local Area Network (VLAN) adalah metode untuk menciptakan jaringan-jaringan yang secara logika tersusun sendiri-sendiri. VLAN sendiri berada dalam jaringan Local Area Network (LAN), sehingga dalam jaringan (LAN) bisa terdapat satu atau lebih VLAN. Dengan demikian kita dapat mengambil kesimpulan bahwa dalam dalam suatu jaringan, kita dapat membuat lagi satu atau lebih jaringan (jaringan di dalam jaringan). Dan juga saya dapat membuat topologi, menjalankan topologi tersebut yang didasari vlan dengan efektif.

Laporan 4


LAPORAN PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER
JARINGAN BEDA KELAS
Disusun oleh Kelompok F :

Febriana               064001600017
Alfando Halatu    064001800023
Putry Shan           064001800012
Carmelita Evani   064001800037

Teknik Informatika
Fakultas Teknologi Industri
Universitas Trisakti  
I. Judul Praktikum
Jaringan Beda Kelas

II. Teori Singkat
Jaringan (network) adalah sebuah sistem operasi yang terdiri atas sejumlah komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuam yang sama atau suatu jaringan kerja yang terdiri dari titik-titik (nodes) yang terhubung satu sama lain, dengan atau tanpa kabel. Masing-masing nodes berfungsi sebagai stasiun kerja (workstations). Salah satu nodes sebagai media jasa atau server, yaitu yang mengatur fungsi tertentu dari nodes lainnya. Pada dasarnya teknologi jaringan komputer itu sendiri merupakan perpaduan anatara tenologi komputer dan juga teknologi komunikasi.
Jenis jaringan komputer terdiri dari beberapa jaringan yaitu PAN, LAN, MAN, dan WAN. Semua jaringan tersebut biasanya dihubungkan oleh lebih dari 1 sistem komputer melalui media komunikasi untuk melakukan komunikasi data satu dengan yang lainnya
Tujuan dari jaringan komputer:
- Jaringan memungkinkan manajemen sumber daya lebih efisien: Misalnya,
banyak pengguna dapat saling berbagi printer tunggal dengan kualitas tinggi, dibandingkan memakai printer kualitas rendah di masing-masing meja kerja. Selain itu, lisensi perangkat lunak jaringan dapat lebih murah dibandingkan lisensi stand-alone terpisah untuk jumlah pengguna sama, serta berbagi pemakaian CPU, Memori, dan Harddsik
- Jaringan membantu mempertahankan informasi agar tetap andal dan up-to-date: Sistem penyimpanan data terpusat yang dikelola dengan baik memungkinkan banyak pengguna mengaskses data dari berbagai lokasi yang berbeda,
dan membatasi akses ke data sewaktu sedang diproses
- Jaringan membantu mempercepat proses berbagi data (data sharing). Transfer data pada jaringan selalu lebih cepat dibandingkan sarana berbagi data lainnya yang bukan jaringan
- Jaringan memungkinkan kelompok-kerja berkomunikasi dengan lebih efisien. Surat dan penyampaian pesan elektronik merupakan substansi sebagian besar sistem jaringan, disamping sistem penjadwalan, pemantauan proyek, konferensi online dan groupware, dimana semuanya membantu team bekerja lebih produktif
- Jaringan membantu usaha dalam melayani klien mereka secara lebih efektif. Akses jarak-jauh ke data terpusat memungkinkan karyawan dapat melayani klien di lapangan dan klien dapat langsung berkomunikasi dengan pemasok


III. Tujuan Praktikum
Untuk mengetahui jaringan beda kelas
IV.  LAB SET UP
Adapun yang diperlukan dalam melakukan praktikum ini adalah :
-      PC
-      Software Cisco Packet Tracer

V. Langkah-Langkah pengenalan hardware computer
1. Buka Cisco Packet Tracer, lalu buat topologi seperti gambar dibawah ini.




2. Klik Router0 - Config - GigabitEthernet0/0. Isi IP Address 192.168.1.20, lalu
Subnet Mask akan terisi dengan sendirinya.





3. Setelah itu lanjut ke GigabitEthernet0/1. Isi IP Address 10.252.11.0, lalu
Subnet Mask akan terisi dengan sendirinya. Lalu klik tanda X.



 




4. Setelah itu klik PC0. Pilih Config - FastEthernet0. Lalu isi IP Address 192.168.1.10 dan
Subnet Mask akan terisi dengan sendirinya. Klik X.





5. Setelah itu klik PC1. Pilih Config - FastEthernet0. Lalu isi IP Address 192.168.1.11 dan
Subnet Mask akan terisi dengan sendirinya. Klik X.





6. Setelah itu klik PC2. Pilih Config - FastEthernet0. Lalu isi IP Address 192.168.1.12 dan
Subnet Mask akan terisi dengan sendirinya. Klik X.




7. Setelah itu klik PC3. Pilih Config - FastEthernet0. Lalu isi IP Address
10.252.11.2 dan Subnet Mask akan terisi dengan sendirinya. Klik X.



8. Setelah itu klik PC4. Pilih Config - FastEthernet0. Lalu isi IP Address 10.252.11.3
 dan Subnet Mask akan terisi dengan sendirinya. Klik X.




9. Setelah itu klik PC5. Pilih Config - FastEthernet0. Lalu isi IP Address 10.252.11.4 
dan Subnet Mask akan terisi dengan sendirinya. Klik X.



10. Setelah itu klik tanda Pesan seperti yang ditunjukkan oleh gambar berikut ini.




11. Setelah diklik, klik PC3 dan PC5, bila berhasil akan muncul tulisan "Successful"
dikolom kanan bawah seperti gambah dibawah ini.






12. Ulangin dengan PC0 dan PC5, bila berhasil akan muncul tulisan "Failed"
dikolom kanan bawah seperti gambar dibawah ini.

VI. Kesimpulan


Jaringan (network) adalah sebuah sistem operasi yang terdiri atas sejumlah komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuam yang sama atau suatu jaringan kerja yang terdiri dari titik-titik (nodes) yang terhubung satu sama lain, dengan atau tanpa kabel.
            Saya dapat mengetahui bahwa fungsi IP Address adalah sebagai alat identifikasi Host, alamat lokasi pada jaringan komputer yang bersifat unik / berbeda-beda untuk tiap-tiap komputer dan digunakan juga pada jaringan internet, lalu Gateway atau terkadang diasosiakan sebagai router, digunakan untuk melakukan protocol converting, agar dua arsitektur jaringan komputer yang berbeda dapat saling berkomunikasi atau dengan kata lain dapat menghubungkan satu jaringan komputer dengan satu atau lebih jaringan komputer yang menggunakan protokol komunikasi yang berbeda.

Laporan 3

LAPORAN PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER
FUNGSI SERVER DHCP, DNS, HTTP, FTP, DAN E-MAIL
Disusun oleh Kelompok F :

Febriana               064001600017
Alfando Halatu    064001800023
Putry Shan           064001800012
Carmelita Evani   064001800037

Teknik Informatika
Fakultas Teknologi Industri
Universitas Trisakti  
I. Judul Praktikum
Fungsi Server
II. TEORI SINGKAT
Packet Tracer adalah sebuah cross-platform visual simulasi alat yang dirancang oleh Cisco Systems yang memungkinkan pengguna untuk membuat topologi jaringan dan meniru modern jaringan komputer. Perangkat lunak ini memungkinkan pengguna untuk mensimulasikan konfigurasi Cisco router dan switch menggunakan simulasi antarmuka baris perintah.

Server adalah sebuah sistem komputer yang ditugaskan untuk memberikan layanan, membatasi dan juga mengontrol akses pada setiap klienya yang terhubung pada jaringan komputer yang ada.


Biasanya komputer yang bertindak sebagai server ini menyediakan sumber daya yang dapat digunakan untuk komputer lain yang bertindak sebagai komputer client.


III. Tujuan Praktikum
Tujuan praktikum ini agar kita dapat mengatur dan membuktikan lima fungsi server pada aplikasi Cisco Packet Tracer.



IV.  LAB SET UP
Adapun yang diperlukan dalam melakukan praktikum ini adalah :
-   PC
-   Software Cisco Packet Tracer
V. Elemen Kompetensi
1.    Deskripsi : Mengatur dan membuktikan fungsi server DHCP, DNS, FTP, HTTP, dan EMAIL.
2.    Kompetensi Dasar : Dapat mengatur dan membuktikan fungsi server DHCP, DNS, FTP, HTTP, dan EMAIL.


Langkah-langkah untuk membuktikan lima fungsi server:
1. Buka CPT (Cisco Packet Tracer)
2.  Buat sebuah topologi dengan mengmbil sebuah router,server, dan beberapa buah PC yang dihubungkan dengan sebuah kabel seperti gambar dibawah ini. 
 

A. DHCP
1. Masuk Router masuk ke config ke fasteternet0/0 lalu ke CLI ketik perintah seperti
dibawah
2. Setelah selesai mengkonfigurasi di router, kita masuk ke server lalu ke dekstop
pilih ip configuration klik DHCP bila konek ada tulisan DHCP request successful.

B. DNS
1. Klik server, kemudian pilih services. Setelah itu klik DNS.

2. “ON” kan DNS service. Klik add kemudian isi nama yang anda inginkan dan ip
address server. Lalu klik add.




3. Anda dapat melihat hasil DNS pada web browser pada tab dekstop dengan
mengetikkan “www.kel.com”


C. HTTP
1. Klik server, pilih services, klik HTTP

2.    ON kan HTTP dan HTTPS.

3.    Di dalam HTTP anda bisa mengedit kalimat yang ingin anda tampilkan dalam
web browser tadi bila sudah di save


D. FTP
1. ON kan FTP. Kemudian isi username dan password. Lalu klik Add

2. Lalu buka server, pilih tab desktop, klik command prompt. Kemudian masukkan
username dan password. Anda dapat melihat isi direktori dengan menggunakan ftp
ini.
E. EMAIL
1. ON kan EMAIL, kemudian isi domain name, lalu klik set.

2.    Setelah itu, klik “+” lalu isi username dan password.



3. Seting email di masing-masing PC


4. Setelah itu, anda dapat saling mengirim email ke teman anda.


VII. KESIMPULAN

Packet Tracer adalah sebuah cross-platform visual simulasi alat yang dirancang oleh Cisco Systems yang memungkinkan pengguna untuk membuat topologi jaringan dan meniru modern jaringan komputer. Perangkat lunak ini memungkinkan pengguna untuk mensimulasikan konfigurasi Cisco router dan switch menggunakan simulasi antarmuka baris perintah.

Server adalah sebuah sistem komputer yang ditugaskan untuk memberikan layanan, membatasi dan juga mengontrol akses pada setiap klienya yang terhubung pada jaringan komputer yang ada.

            Saya dapat mengatur dan membuktikan lima fungsi server pada aplikasi Cisco Packet Tracer.


Laporan 9

Praktikum Jarkom 9